Rabu, 28 Mei 2014

Diari Parlemen Remaja 2014 part 4

Sehabis simulasi rapat kerja dan paripurna sekitar jam 7 malam, kami bebas kegiatan dan dianjurkan istirahat karena jam 4 pagi akan pergi ke gedung DPR MPR di jakarta. Rencana jam 4 karena khawatir bakal macet, tau sendiri jakarta-bogor gimana, ya emang sih hari kerja, tetep aja takut macett

Karena nya, aku langsung mandi dan siap2 mulai jam 3 pagi. Masha Allah... Aku udah terbiasa kepanasan di Batam, harus ngerasain mandi jam 3 pagi di kota hujan. Aduuh merinding2 disko :3 gigi gemertak terus, badan kedinginan sampai gemetaran mulu... Akhirnya jam setengah 5 pagi kami berangkat ke jakarta, ini mengharuskanku untuk solat di perjalanan selama di bis.
Sampai di jakarta kurang lebih jam setengah 6. Wah.... Sekalipun aku gak pernah kepingin main ke gedung DPR, bahkan terlintas di pikiran pun tidak. Tapi kami diundang langsung oleh DPR kesana, waaahhhh.....


                                                        gedung paripurna di malam hari

Sampai disana,waah kami dibuat terkagum2. Cantik dan mewah banget gedung dan arsitekturnya, *sampai mikir, hmmm berapa ya biaya nya? :P *



                                                    ini toilet DPR, liat aja pake marmer gitu dindingnya :3




sambutan sekaligus pembukaan sidang, hahah beliau pernah bilang "jangan pacaran sama anak parja, berat di ongkos :D "




penyerahan buku kumpulan essay kami dari ketua sidang kami ke wakil ketua DPR RI dan penyerahan palu sidang dari wakil ketua DPR RI

Lalu dilanjutkan dgn tour building






bendera kepulauan Riau




Kami juga mendapatkan kesempatan melihat langsung rapat paripurna langsung, lho.

wahhh, liat langsung gaya berpakaiannya pejabat2 itu gimana, waaah aku liat langsung bapak2 DPR itu perutnya besar2 *loh?*
Tau gak sih, kami udah nungguin dr jam 10, eh bel baru bunyi jam 11, k*mbingg* itupun cuma ada 305 orang dari 560. Sebel gak sih? Dan sewaktu sidang ibu2nya sibuk arisan, bapak2nya sibuk tidur. Masha Allah! Kami aja deh yg jadi DPR *eeehhh??* Oh ya kami sempat di dadah dadahin lhoo sama org2 DPR nya *dapet lambaian tangan gitu maksudnyaa*

setelah itu kami bersiap2 ke ruang sidang masing2, kebetulan aku di fungsi pengawasan

 


Mulai dari sini lah kami sadar, ternyata stresnya sidang itu.... ><
Kebetulan fraksiku itu sifatnya oposisi *fraksiku tarumanegara*, menentang pemerintahan. Tau gak sih,aku baru ngomong setengah kalimat langsung diinterupsiin, ngeselin gak sih?? Terus kata 'negara maritim' aja di protes habis2an. Trus fraksi kutai ada ngusulin bahasa daerah sbg mata pelajaran wajib, kami langsung berantem satu setengah jam cuma bahas kata 'negara maritim' dan usul bahasa daerah itu, padahal topik permasalahnnya bukan ituu ><. Setiap fraksi punya pendapatnya masing2 yang beda bgt, trus kekeh sama pendapatnya masing2. Dan baru ngomong SEPEREMPAT kalimat aja itu langsung dihujani interupsi habis2an dari semua fraksi! Terus karena baaanyakk bgt yg interupsi dan rapat kerja ricuh, pimpinan sidang sampe kebingungan mau terima interupsi yg mana, kebingungan mau terima interupsi atau enggak. Terus yang ngerasa nggak dipilih buat mengutarakan interupsi teriak2 "PIMPINAN!!! Interupsi pimpinan!! Pimpinan anda pilih kasih, pimpinan hanya melihat ke arah fraksi majapahit! Pimpinan kami belum,pimpinan!!" ricuuhh, sampe pimpinannya ketok2 palu "harap tenang semuaa!!" "semua interupsi saya tolak!". Terus yg lucu, ada yg lagi ngutarakan argumen, trus banyak yg interupsi, terus pimpinan bilang "semua interupsi saya tolak, harap didengar sampai selesai", trus si Adit (di foto yg lagi nulis itu, yang fraksi sriwijaya) bilang "memang sudah selesai,pimpinan..." :D.


                                                      rapat kerja fungsi pengawasan


Karena hampir 2 jam itu sibuk berantem gak jelas, akhirnya diadakan lah lobi. Lobi dilakukan ketika keputusan tdk kunjung didapatkan padahal sudah makan waktu lama bgt, dan lobi itu bisa lima menit, 10 menit, sampai paling lama 24 jam, dan rapat ini hanya antara ketua fraksi.
Nah jadi si pimpinan menetapkan lobi 5 menit *tok, ketok palu*. Kami ketua fraksi maju dan 'berantem' disana,hehe. Terus udah lewat 5 menit keputusan gak dapat juga, akhirnya anggota sidang lain ribut "pimpinan sudah 5 menit,pimpinan" "pimpinan,manajemen waktu dong,pimpinan" "waktu,pimpinan,waktuu". Dah ribut tuh, terus dgn entengnya ketua ngetok palu "waktu lobi saya perpanjang lima menit!" TOK. Hahahahh,enteng perpanjangan waktunya.
Lalu karena 5 menit itu gak ada keputusan juga, akhirnya pimpinan memutuskan diadakannya voting. "Apakah setuju diadakan voting?" waah langsung ribut, "masih bisa dimusyawarahkan,kok pimpinan!" ada yang setuju. Akhirnya TOK TOK, diadakan voting. Dan opsi nya pun itu bukan topik utama / masalah utama, waaah..... Aku lemes bangeett, tanganku dingin banget sepanjang rapat. Kepalaku serasa disiram seember air es. Lidahku keluuu. Aku belum jd ketua fraksi yg baik :'(

                                                                   lagi lemes bangeetttt waktu rapat kerja

Kemudian kira2 sejaman kemudian, kami berkumpul di tempat sidang DPR tadi. Kami rapat paripurna, dishoot live streaming lho *dalem hati "waaah masuk tipi" :D* dan kami rapat emang bener2 di atur cuma berapa interupsi yg diterima, diatur bakal ada lobi dan bakal ada voting. Jadi rapat paripurna kami tuh emang udah ada skenario nya, jadi rapatnya tuh muluuus banget... Wah harusnya bukan yg ini yg masuk tv, harusnya pas rapat kerja yg diliput *pas lagi ricuh gitu lho*.




Kemudian barulah diumumkan 5 peserta terbaik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar