Kamis, 17 Juli 2014

Strategi Jitu seimbang antara sekolah, kegiatan eskul dan organisasi, dan belajar agama! #edisitopsecret #edisilebay


Bagaimana seimbang antara sekolah, kegiatan ekskul dan organisasi dan belajar agama. Sebenarnya ini artikel lebih spesial untuk para pelajar atau mungkin juga mahasiswa yang sekolah atau kampusnya itu umum, yang pelajaran agamanya cuma 2 jam pelajaran seminggu. Kalo mereka yang udah sekolah di sekolah islam sih enak yah, udah langsung belajar agama di sekolahnya lengkap, dan kondusif bgt islaminya. Artikel ini sesuai pengalamanku yang juga sekolah di sekolah negeri tapi alhamdulillah masih sempat belajar agama hehe. Okedeh lanjut!

1. Usahakan ketika belajar di sekolah kamu langsung ngerti, jadi gak perlu lagi bimbel-bimbel gitu. Tapi kalau emang kamu membutuhkan bimbingan belajar, maka pilihlah bimbel yang bisa disesuaikan dengan kesibukanmu. Yaitu bimbel yang banyak shiftnya. Sehingga kalau eskul atau organisasinya berbenturan dengan jadwal les, kamu bisa mengganti shift kamu. (Alhamdulillah aku les di tempat bimbel yang terserah mau dateng jam berapa, terserah mau dateng hari apa asal jangan weekend dan hari libur, terserah kamu mau belajar berapa jam disini. Tapi bayarnnya sama, enak kan? Sekalian promosi hehehe, nama tempat lesnya Lembaga Bimbingan Belajar Eksakta Albastomi di Nagoya, Batam).


2. Pulang sekolah kan selalu ada kegiatan tuh, gak peduli tugas sebanyak apa besok mau ujian sesusah apa. Fokuslah pada apa yang kamu kerjakan sekarang, alias be a profesional! Fokuslah pada kegiatanmu tanpa memikirkan tugas apa besok. Begitu juga ketika les, belajar lah seperti biasa dan jangan memikirkan hal-hal lain. Jadi, seandainya ternyata besok ada ulangan atau tugas numpuk, just go on. Tetaplah fokus pada eskul/organisasimu. Jadi nggak saling mengganggu gitu!
Pengalamanku, aku ini termasuk aktif di sekolah (walaupun gak eksis :p ). Seringkali aku absen dari kegiatan karena besok bakal ada ulangan untuk belajar. Eh ternyata pas keesokan harinya gajadi ulangan, aduh padahal udah bela-belain nggak dateng kegiatan.

3. Atur jadwal sebaik-baiknya! Urutkan kegiatan apa yang akan kamu kerjakan dengan runtut. Mana yang duluan, mana yang nanti. Misal, sepulang sekolah akan ada eskul, setelah eskul pulang dan istirahat. Setelah istirahat, siap-siap bimbel. Sehabis bimbel, kerjakan tugas. TAPI INGET YAA, TUGAS SEKOLAHNYA KERJAKAN SEDIKIT-SEDIKIT ALIAS NYICIL biar gak numpuk! Dan setelah itu belajar agama sejam.
Dan jalanilah jadwalmu itu dengan konsisten. Jangan karena ada suatu hal mendadak akhirnya 'melanggar' jadwal. Misalnya setelah les harusnya mengerjakan tugas. Tapi anda sedang malas, sehingga tidak mengerjakannya. Ah, tugasnya dikit dan masih lama, kok. Ingat lah, dengan menunda-nunda pekerjaan pasti akan semakin menumpuk. Kalaupun sudah siap, toh nanti juga anda akan free kan?
Apalagi nih yang paling malas dan capek itu belajar agama. Ingat, sakit jasmani bisa menambah pahala anda, sakit jasmani itu palingan hanya sebatas di dunia, tapi kalau hati yang sakit, bukan pahala yang bertambah, malah bisa nambah dosa dan imbasnya gak cuma di dunia, tapi juga di akherat! Makanya ngaji!

4. Sebenernya harusnya ini yang paling pertama, yaitu be ikhlas. Sejak awal anda sudah memutuskan untuk menjadi orang 'sibuk'. Ikut les disana sini, ikut kegiatan ekskul dan organisasi segala macam. Anda juga harus memprioritaskan sekolah dan belajar agama (inget yaaa, yang berkaitan dengan urusan dengan Allah itu adalah prioritas utama, gak peduli sesukses apapun duniamu). Karenanya, sudah dipastikan waktu istirahat anda akan sedikit. Tapi lakukanlah ini semua dengan niat karena Allah, disamping juga akan bernilai ibadah. Dengan niat karena Allah, anda akan mencurahkan dan menyerahkan semua urusan anda padaNya. Waktu istirahat dan tenaga anda yang tersita pasti akan bermanfaat kelak, dan Allah pasti akan membalas. Ikhlas lah dengan waktu istirahat anda yang sedikit, karena ini sudah menjadi konsekuensi anda untuk menjadi orang 'sibuk'

5. Makan dan olahraga lah teratur, juga ditambah suplemen . Makan sehat dan olahraga teratur penting bagi imun kita, agar tidak mudah lelah dan tetap fit walau beraktifitas seharian.

6. Jangan lewatkan amalan harian seperti dzikir pagi-petang, shalat dhuha, tadarus tiap habis shalat, dan lain-lain. Dengan begitu insya Allah akan tetap menjalankan sunnah Nabi Shalallahu 'alahi wassalam, anda tidak akan tenggelam dalam duniawi dan perkara-perkara mubah, disamping insya Allah juga sebagai nilai ibadah. Memangnya anda mau sukses, sibuk mengejar dunia terus tiba-tiba meninggal gak bawa bekal apa-apa? Oh ya jangan pernah menunda-nunda untuk beribadah walaupun tugas sedang numpuk. Ingatlah semua atas kehendakNya! Sekaligus sebagai wasilah agar urusan duniawi kita dimudahkan Allah subhanahu wa ta'ala.

Bismillah, teruslah berjuang menjadi muslim dan muslimah sejati yang cerdas. Keep istiqamah, shalih dan shalihat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar